Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dinkes Babel Umumkan Penyesuaian Kuota Pembayaran Iuran Premi BPJS Kesehatan 2026

Dinkes Babel Umumkan Penyesuaian Kuota Pembayaran Iuran Premi BPJS Kesehatan 2026

  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABEL0N, Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengumumkan adanya penyesuaian besaran kuota pembayaran iuran premi BPJS Kesehatan.

Kebijakan ini diambil menyusul adanya keterbatasan anggaran jaminan kesehatan masyarakat di tingkat provinsi. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi antara Dinkes Babel dengan Kabupaten/Kota, Rabu (4/2/26) di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur.

​Kepala Dinkes Babel, Ria Agustine bilang berdasarkan surat resmi yang dikeluarkan pihaknya, penyesuaian mulai berlaku sejak 1 Februari 2026.

“Dalam kebijakan tersebut, jumlah kuota pembayaran akan dikembalikan pada besaran awal tahun 2025, yakni sebanyak 90.917 jiwa. Data menunjukkan bahwa anggaran jaminan kesehatan masyarakat Babel tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp48.111.928.800,00,” kata Ria.

Dia menyebut aangka itu menurun dibandingkan dengan anggaran perubahan tahun 2025 yang sempat mencapai Rp59.447.031.200 dengan total kuota 173.126 jiwa.

“Kami meminta agar pemerintah kabupaten dan kota lebih selektif dalam memverifikasi data kepesertaan dengan melibatkan dinas sosial,” ujarnya.

Diskes Babel kata dia, berharap supaya Dinas Kesehatan kabupaten/kota dapat selektif dalam menentukan kepesertaan BPJS Kesehatan dengan mengutamakan masyarakat yang tidak mampu berdasarkan data Dinas sosial.

Ria merinci, bahwa kuota peserta BPJS Kesehatan untuk kabupaten/kota di Provinsi Babel tahun 2026 yakni, Bangka 21.020 jiwa, Bangka Barat 12.194 jiwa, Bangka Selatan 14.328 jiwa, Bangka Tengah 11.330 jiwa, Belitung 10.927 jiwa, Belitung Timur 7.209 jiwa, dan Pangkalpinang 13.909 jiwa.

​Hingga 1 Februari 2026 lanjutnya, tingkat keaktifan peserta JKN-KIS di Babel tercatat berada di angka 80,95 persen dengan total pencapaian Universal Health Coverage (UHC) 99,59 persen.

“Pemerintah berharap koordinasi yang kuat antara provinsi dan kabupaten/kota dapat memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses layanan kesehatan meskipun terjadi penyesuaian anggaran,” imbuhnya.***

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum HPN 2026, Kades Balok: Pers Berperan Penting Dorong Pembangunan Belitung Timur

    Momentum HPN 2026, Kades Balok: Pers Berperan Penting Dorong Pembangunan Belitung Timur

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Kepala Desa Balok, Kecamatan Dendang, Suhandra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada seluruh insan pers, khususnya yang bertugas di Kabupaten Belitung Timur. Ia berharap momentum peringatan HPN menjadi penguat semangat bagi para wartawan untuk terus menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat. Menurut Suhandra, peran pers sangat penting dalam […]

  • Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

    Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Dalam Bulan Suci Ramadan 1447 H, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyalurkan bantuan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir 2025 lalu. Penyerahan ini dilakukan dalam kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa yang berlangsung di Masjid Nuurur Rahman Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (26/02/2026). […]

  • Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

    Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian alih fungsi lahan sawah melalui penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di berbagai wilayah Indonesia. Pada Maret 2026, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah menyiapkan penetapan LSD di 12 provinsi. Langkah itu ditindaklanjuti agar semakin progresif dengan target penyusunan peta luasan LSD di 17 […]

  • Diseminasi Strategi Komunikasi Paling Masif, Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan INDOPOSCO

    Diseminasi Strategi Komunikasi Paling Masif, Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan INDOPOSCO

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan kategori Kementerian dengan Strategi Komunikasi Paling Masif dari INDOPOSCO dalam acara penganugerahan yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/26). Penghargaan diterima langsung oleh Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi, Dwi Budi Martono, yang hadir mewakili Menteri ATR/Kepala BPN. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi seluruh pengelola […]

  • Taruna/i STPN Ikut Andil dalam Pemutakhiran Data Digital Pertanahan

    Taruna/i STPN Ikut Andil dalam Pemutakhiran Data Digital Pertanahan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BABELON, Batang – Pemutakhiran data digital terhadap sertipikat lama yang sedang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut didukung dengan program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Para taruna/i diterjunkan untuk membantu percepatan inventarisasi data bidang tanah yang belum terpetakan secara digital. […]

  • Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

    Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • visibility 187
    • 0Komentar

    BABELON, Palu – Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas nasional. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN menerapkan pembatasan alih fungsi lahan sawah maksimal hanya 11% dari total Lahan Baku Sawah (LBS), sementara sekitar 89% sisanya wajib dilindungi. […]

expand_less