Jelang Hari Besar Keagamaan, Pemprov Babel Perketat Pemasukan Ternak
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Peternak Sapi di Babel/Distan Babel
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BABELON, Pangkalpinang – Guna mencegah berbagai virus dan penyakit berbahaya jelang hari besar keagamaan di Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Pemerintah Provinsi (Pemprov) bakal memperketat pengawasan pemasukan ternak dari luar daerah.
Kepala Bidang Pertenakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Enda Sukaisih mengatakan bahwa pengawasan itu dilakukan hingga empat bulan ke depan yakni dengan memperketat pengawasan di pintu-pintu pemasukan sapi, kambing, domba, babi dan lainnya.
Dilakukannya pengetatan itu sendiri kata dia, karena meningkatnya lalu lintas ternak menjelang hari besar keagamaan seperti Imlek, sembahyang kubur, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha dalam memenuhi kebutuhan tinggi masyarakat akan daging.
“Kita akan mengerahkan tim untuk memeriksa dokumen kesehatan dan kondisi kesehatan ternak yang masuk melalui Pelabuhan untuk memastikan ternak tersebut betul-betul sehat,” kata Enda.
Untuk memaksimalkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan ternak tersebut kata dia, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumhuhan (BKHIT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Apabila ditemukan ternak yang sakit tentunya akan dikarantina untuk mencegah penularan virus berbahaya seperti PPR, Nipah, mulut, kuku dan lainnya,” katanya.
Kemudian jika ditemukan ternak yang tidak memiliki dokumen kesehatan, maka tim kesehatan hewan dan BKHIT menolak pemasukan ternak tersebut.
Hal itu dilakukan guna menjaga dan melindungi peternak sapi, kambing, domba, babi dan lainnya di Babel.
“Pengawasan ini penting, mengingat potensi masuknya berbagai penyakit di Kepulauan Babel cukup tinggi,” imbuhnya.***
- Penulis: Redaksi
- Sumber: ANTARA

