Breaking News
light_mode
Beranda » Inspirations » Muridku… Ambil Berkahnya dari Gurumu

Muridku… Ambil Berkahnya dari Gurumu

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OPINI

Oleh: Sadi Suharto, S.Ag / Kepala SD Negeri 4 Manggar

BABELON – Di bawah langit Manggar yang biru, di mana aroma kopi berpadu dengan semangat pagi, saya sering termenung menatap wajah-wajah kalian. Anak-anakku, tunas muda Negeri Laskar Pelangi.

Wajah kalian jernih, penuh harapan, menyimpan potensi raksasa yang siap mengguncang dunia, sebagaimana Ikal dan Lintang yang pernah mengharumkan nama tanah ini lewat kisah ketekunan mereka.

Di era digital ini, ilmu pengetahuan bertebaran di mana-mana. Kalian bisa bertanya pada mesin pencari, dan dalam hitungan detik, jawaban itu muncul. Tapi, tahukah kalian ada satu hal yang tidak bisa diberikan oleh Google, tidak bisa diunduh dari internet, dan tidak dijual di toko buku manapun? Hal itu bernama Berkah.

Apa itu Berkah?

Berkah itu adalah ziyadatul khair (bertambahnya kebaikan). Berkah adalah ketika ilmu yang sedikit, namun mampu menerangi jalan hidupmu selamanya. Berkah adalah ketika engkau merasa tenang dengan ilmumu dan ia menuntunmu pada ketaatan kepada Allah SWT. Dan kunci pintu berkah ilmu itu, anakku, ada di tangan gurumu.

Ada sebuah nasihat indah dari Hadratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari yang patut kita renungkan bersama: “Ilmu itu ibarat air yang mengalir, dan air hanya akan mengalir ke tempat yang lebih rendah.”

Artinya apa? Ilmu dan keberkahan hanya akan masuk ke dalam hati seorang murid yang merendahkan hatinya (tawadhu) di hadapan gurunya. Jika hatimu sombong, merasa lebih pintar, atau meremehkan gurumu, maka aliran ilmu itu akan terhenti. Engkau mungkin hafal teorinya, engkau mungkin mendapat nilai seratus di kertas ujian, tapi “cahaya” dari ilmu itu tidak akan pernah masuk menyinari kalbumu.

Adab di Atas Ilmu

Dunia pendidikan kita hari ini seringkali terlalu sibuk mengejar angka, hingga lupa pada rasa. Kita lupa bahwa dalam Islam, Adab itu di atas Ilmu.

Allah SWT mengabadikan kisah yang sangat indah dalam Al-Qur’an tentang adab seorang murid kepada guru, yaitu kisah Nabi Musa AS dan Nabi Khidir AS dalam Surah Al-Kahf. Bayangkan, Nabi Musa seorang Rasul ulul azmi yang bisa berbicara langsung dengan Allah (Kalimullah) diperintahkan untuk berguru kepada Nabi Khidir.

Ketika Nabi Musa meminta izin untuk belajar, perhatikanlah bahasanya yang sangat halus dalam ayat 66:
“Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?” (QS. Al-Kahf: 66)

Nabi Musa tidak berkata, “Ajari aku!” atau “Aku ingin belajar.” Beliau bertanya dengan santun, meminta izin, merendahkan diri. Ini adalah pelajaran adab tertinggi. Bahwa keberhasilan seorang murid dimulai dari bagaimana ia memuliakan gurunya.

Jangan pernah kau sakiti hati gurumu, Nak. Guru bukan malaikat, mereka manusia biasa yang punya lelah, punya sedih, dan mungkin punya khilaf. Namun, di balik lelahnya, merekalah yang setiap malam mendoakanmu agar menjadi orang sukses. Merekalah pewaris para Nabi.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi: “Sesungguhnya Allah, para malaikat-Nya, penduduk langit dan bumi, sampai pun semut di dalam lubangnya dan ikan di lautan, benar-benar bershalawat (mendoakan kebaikan) untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”

Bayangkan, Nak. Jika makhluk langit dan bumi saja mendoakan gurumu, lantas pantaskah engkau, murid yang sedang membutuhkan ilmunya, justru bersikap tidak sopan? Pantaskah kita membicarakan aib guru di belakangnya? Pantaskah kita menatapnya dengan pandangan sinis?

Rahasia “Ridho” Guru

Bapak ingin menceritakan sebuah rahasia kepadamu. Rahasia mengapa banyak orang yang kecerdasannya biasa-biasa saja di sekolah, namun hidupnya sukses, bahagia, dan terhormat di masa depan. Sementara ada yang sangat jenius di sekolah, namun hidupnya sempit dan tidak memberi manfaat.

Rahasianya terletak pada Ridho Guru.
Kalian adalah anak-anak Laskar Pelangi. Ingatlah Bu Muslimah. Beliau bukan guru dengan fasilitas mewah, bukan profesor dengan gelar berderet. Tapi beliau mengajar dengan hati, dan murid-muridnya menerima dengan takzim (penghormatan penuh). Hasilnya? Keterbatasan fasilitas tidak menghalangi mereka menggenggam dunia.

Ketika seorang guru ridho, ikhlas, dan tersenyum melihat akhlakmu, maka di situlah “kabel” spiritual tersambung. Doa guru yang tulus akan menembus langit, mengetuk pintu rahmat Allah untukmu. Sebaliknya, jika guru terluka hatinya karena lisan atau sikapmu, maka tertutuplah pintu keberkahan itu, meski otakmu secerdas Einstein sekalipun.

Imam Az-Zarnuji dalam kitab Ta’lim Muta’allim menuliskan syair yang menggetarkan: “Sesungguhnya guru dan dokter, keduanya tidak akan memberi nasihat (kesembuhan/ilmu) jika keduanya tidak dimuliakan. Maka rasakanlah penyakitmu jika kau tak sopan pada dokter, dan terimalah kebodohanmu jika kau durhaka pada guru”.

Pesan untuk Anak-Anakku

Maka, duhai anak-anakku semua dari jenjang TK, SD SMP dan SMA/SMK, permata hati Belitung Timur. Mulai hari ini, mari kita luruskan niat ke sekolah. Bukan sekadar mengejar nilai di rapor, bukan sekadar takut pada absen.
Tataplah gurumu dengan pandangan cinta dan hormat. Ketika beliau menjelaskan, dengarkan dengan seksama seolah-olah engkau belum pernah mendengarnya, meskipun engkau sudah tahu.

Jaga lisanmu. Jangan pernah memotong pembicaraannya, jangan membantah dengan nada tinggi, dan jangan membicarakannya dengan buruk bersama teman-temanmu. Daging ulama dan guru itu beracun jika kita memakannnya (menggunjingnya).

Doakan gurumu. Setiap selesai shalat, selipkan nama bapak/ibu gurumu setelah nama orang tuamu. “Ya Allah, ampunilah guruku, bahagiakan hatinya, berkahilah ilmunya untukku.”

Ingatlah janji Allah dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11: “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”

Derajat itu akan naik, Nak, jika ilmunya berkah. Dan ilmunya akan berkah jika adabnya terjaga. Jadilah kalian seperti gelas yang kosong saat masuk ke kelas, siap menerima tuangan air ilmu yang jernih. Jangan menjadi gelas yang tertutup, apalagi gelas yang retak. Jadilah penyejuk hati bagi guru-gurumu di Negri Laskar Pelangi ini.

Kelak, Bapak yakin, dari tangan-tangan kecil kalian yang penuh adab ini, akan lahir pemimpin-pemimpin besar yang tidak hanya cerdas otaknya, tapi juga bening hatinya. Pemimpin yang lahir dari rahim keberkahan guru.

Ambillah berkahnya, Nak. Cium tangan gurumu bukan hanya sebagai ritual, tapi sebagai simbol penyerahan keakuan diri untuk diisi dengan cahaya Ilahi.

Semoga Allah SWT senantiasa melembutkan hati kalian, menjaga adab kalian, dan menjadikan kalian anak-anak yang sholeh dan sholehah, kebanggaan ayah bunda, kebanggaan guru, dan kebanggaan Negeri Laskar Pelangi. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Fasilitasi 5.918 UMKM di Babel Dapat Sertifikat Halal Gratis

    Pemprov Fasilitasi 5.918 UMKM di Babel Dapat Sertifikat Halal Gratis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BABELON – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) fasilitasi 5.918 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendapatkan sertifikat halal secara gratis. Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Babel, Moch. Nasirin Yusuf menerangkan upaya itu dilakukan guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM di pasar global. “Saat ini, 594 UMKM […]

  • Program Tahfiz Qur’an dan Kewirausahaan Tingkatkan Kualitas Lulusan SMAN 1 Simpang Pesak

    Program Tahfiz Qur’an dan Kewirausahaan Tingkatkan Kualitas Lulusan SMAN 1 Simpang Pesak

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN1) Simpang Pesak, Kemas Akhiriyan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan dua program unggulan sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan sekaligus menjawab kebutuhan lingkungan sekitar. Program tersebut, diterangkan Kemas, lahir setelah dirinya menjabat Kepala SMAN 1 Simpang Pesak, yang kemudian pihak sekolah mengidentifikasi potensi siswa serta kondisi pendidikan […]

  • HPN 2026 Momentum Perkuat Profesionalitas dan Integritas Pers

    HPN 2026 Momentum Perkuat Profesionalitas dan Integritas Pers

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 kepada seluruh insan pers. Ia menilai peringatan Hari Pers bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Menurut Evi, […]

  • Pers di Belitung Timur Diharapkan Jadi Penyaring Informasi dan Pengawal Kebijakan

    Pers di Belitung Timur Diharapkan Jadi Penyaring Informasi dan Pengawal Kebijakan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Ketua DPD KNPI Belitung Timur, Wahyu Setiawan, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh insan pers di daerah itu. Ia menekankan pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi dan wahana komunikasi yang mencerahkan masyarakat. Menurut Wahyu, pers bukan hanya media penyampai informasi, tetapi juga lembaga sosial yang menjalankan fungsi jurnalistik, […]

  • Wamen ATR Ingatkan Pemutakhiran Data Digital Pekerjaan Rumah Bersama

    Wamen ATR Ingatkan Pemutakhiran Data Digital Pekerjaan Rumah Bersama

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BABELON – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sedang melakukan pemutakhiran data terhadap sertipikat lama. Dalam langkah tersebut, Wakil Menteri (Wamen) ATR/ Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, mengimbau Kepala Kantor Pertanahan di daerah agar mengawal proses pemutakhiran data secara berkelanjutan. “Jika kita ingin menyelesaikan masalah, kita harus mengetahui terlebih dahulu metodologi penyelesaiannya […]

  • PAD Belitung 2025 Lampaui Target, Bupati Djoni Pastikan TPP ASN 2026 Tidak Dipotong

    PAD Belitung 2025 Lampaui Target, Bupati Djoni Pastikan TPP ASN 2026 Tidak Dipotong

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Belitung tahun 2026 tidak ada pemotongan. ‎ ‎Bupati bilang kebijakan tersebut menjadi bukti nyata pemerintah daerah hadir memberikan kepastian, ketenangan, dan penghargaan atas pengabdian ASN. ‎ ‎Dia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat memahami kondisi fiskal nasional, […]

expand_less