Breaking News
light_mode
Beranda » Reviews » Sejarah Belitung Timur: Dari Masa Kerajaan hingga Kabupaten Modern

Sejarah Belitung Timur: Dari Masa Kerajaan hingga Kabupaten Modern

  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Awal Sejarah Belitung Timur dalam Perjalanan Pulau Belitung

Sejarah Belitung Timur tidak bisa dipisahkan dari perjalanan panjang Pulau Belitung secara keseluruhan. Wilayah ini sudah dikenal sejak abad ke-7 dan menjadi bagian dari jalur perdagangan penting di Asia Tenggara.

Pada masa itu, Belitung berada di bawah pengaruh Sriwijaya, sebuah kerajaan maritim besar yang menguasai perdagangan laut. Letak strategis Belitung menjadikannya titik persinggahan kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Malaka.

Masa Majapahit dan Catatan Sejarah Awal

Belitung dalam Negarakertagama

Dalam kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365, nama Belitung disebut sebagai bagian dari wilayah kekuasaan Hayam Wuruk dari Majapahit.

Hal ini menunjukkan bahwa wilayah yang kini menjadi Belitung Timur telah lama masuk dalam jaringan kekuasaan kerajaan besar di Nusantara.

Masa Kolonial Inggris dan Konflik Lokal

Pada tahun 1812, Belitung jatuh ke tangan Inggris setelah konflik dengan Kesultanan Palembang. Inggris kemudian menunjuk Raja Akil dari Siak sebagai pemimpin wilayah ini.

Namun keputusan tersebut memicu konflik dengan penguasa lokal, yaitu K.A. Mohammad Hatam (Depati Cakraningrat VII), pewaris Kerajaan Balok.

Konflik ini berakhir tragis:

  • K.A. Hatam terbunuh dalam serangan
  • Putranya, K.A. Rahad, berhasil melarikan diri
  • K.A. Rahad kemudian diangkat sebagai Depati Cakraningrat VIII

Peristiwa ini menjadi bagian penting dalam dinamika kekuasaan di Belitung, termasuk wilayah Belitung Timur saat ini.

Peralihan Kekuasaan ke Belanda

Konvensi London 1814

Pada tahun 1814, Inggris dan Belanda menandatangani perjanjian yang dikenal sebagai Anglo-Dutch Treaty.

Melalui perjanjian ini:

  • Inggris menyerahkan Bangka dan Belitung kepada Belanda
  • Sebagai gantinya, Inggris memperoleh wilayah di India

Proses penyerahan ini berlangsung hingga 1817 dan tidak berjalan mudah karena Inggris enggan melepas wilayah yang kaya akan tambang timah.

Masa Pendudukan Jepang di Belitung

Perang Pasifik membawa dampak besar bagi Belitung. Setelah serangan ke Pearl Harbor, Jepang mulai memperluas wilayah kekuasaannya.

Pada 28 Februari 1942:

  • Jepang menyerang Belitung melalui udara
  • Penduduk mengungsi ke desa-desa
  • Warga Eropa melarikan diri ke Pulau Jawa

Beberapa kapal pengungsi bahkan dilaporkan ditenggelamkan di laut. Jepang menguasai Belitung karena kekayaan sumber daya alamnya, terutama timah.

Masa Kemerdekaan dan Perjuangan di Belitung Timur

Berita kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945 baru sampai ke Belitung pada bulan September.

Peristiwa penting di Belitung Timur:

  • 12 Oktober 1945: Pengibaran bendera pertama di Manggar
  • 16 Oktober 1945: Pembentukan Komite Nasional Indonesia
  • Muncul organisasi pemuda di Gantung, Manggar, dan sekitarnya

Wilayah ini menjadi salah satu pusat pergerakan masyarakat dalam mendukung kemerdekaan Indonesia.

Kembalinya Belanda dan Masa Transisi

Tidak lama setelah itu, Belanda kembali mendarat di Belitung pada Oktober 1945 dan mulai menguasai wilayah tersebut.

Pada periode ini:

  • Dibentuk Dewan Bangka
  • Tahun 1948 lahir Federasi Bangka Belitung dan Riau (BABERI)
  • Wilayah ini menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS)
  • Namun sistem federal ini tidak bertahan lama dan berakhir pada tahun 1950.

Belitung Timur dalam Indonesia Modern

Pada 22 April 1950, wilayah Bangka dan Belitung resmi menjadi bagian dari Indonesia dan masuk ke dalam Provinsi Sumatera Selatan.

Seiring waktu, perkembangan penduduk dan kebutuhan administrasi mendorong pembentukan wilayah baru.

Terbentuknya Kabupaten Belitung Timur

Pemekaran Tahun 2003

Pada tahun 2003, pemerintah Indonesia menetapkan pemekaran wilayah melalui Undang-Undang No. 23 Tahun 2003.

Hasilnya:

  • Kabupaten Belitung dibagi menjadi dua wilayah
  • Lahir Kabupaten Belitung Timur
  • Ibukota ditetapkan di Manggar

Pembentukan ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pelayanan publik
  • Mempercepat pembangunan daerah
  • Menjawab kebutuhan masyarakat lokal

Perkembangan Belitung Timur Saat Ini

Kini, Belitung Timur berkembang sebagai:

  • Wilayah dengan potensi wisata yang besar
  • Pusat budaya dan sejarah lokal
  • Daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat
  • Manggar bahkan dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner kopi terbaik di Belitung.

Sejarah Belitung Timur merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan dinamika Nusantara, mulai dari masa kerajaan, kolonialisme, hingga era kemerdekaan dan pembangunan modern.

Dari wilayah yang dahulu menjadi bagian kekuasaan kerajaan besar hingga kini menjadi kabupaten mandiri, Belitung Timur terus berkembang tanpa melupakan akar sejarahnya.***

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

    Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BABELON, Palu – Di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas nasional. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN menerapkan pembatasan alih fungsi lahan sawah maksimal hanya 11% dari total Lahan Baku Sawah (LBS), sementara sekitar 89% sisanya wajib dilindungi. […]

  • Diseminasi Strategi Komunikasi Paling Masif, Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan INDOPOSCO

    Diseminasi Strategi Komunikasi Paling Masif, Kementerian ATR/BPN Terima Penghargaan INDOPOSCO

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih penghargaan kategori Kementerian dengan Strategi Komunikasi Paling Masif dari INDOPOSCO dalam acara penganugerahan yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/26). Penghargaan diterima langsung oleh Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi, Dwi Budi Martono, yang hadir mewakili Menteri ATR/Kepala BPN. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi seluruh pengelola […]

  • Cerita Masyarakat Memanfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas saat Libur Idulfitri

    Cerita Masyarakat Memanfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas saat Libur Idulfitri

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BABELON – Layanan pertanahan terbatas tetap dibuka selama libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H. Sejumlah masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari informasi dan berkonsultasi terkait pengurusan tanah di Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia. Salah satunya ialah Ellys Suroya, warga Jogoroto, Kabupaten Jombang, yang datang ke Kantah Kabupaten Jombang saat […]

  • Lantik Empat Pejabat Tinggi dan Satu Administrator, Kamarudin Muten Ingatkan Hal Ini

    Lantik Empat Pejabat Tinggi dan Satu Administrator, Kamarudin Muten Ingatkan Hal Ini

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Belum lama setelah pelantikan di Trafo Mayang, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional. Adapun pejabat tersebut di antaranya, Muhamad Yulhaidir, Hendri, Ida Lismawati, Ronny Setiawan. Pelantikan empat pejabat ini dilakukan di Ruang Satu Hati Bangun Negeri pada Jum’at, 27 […]

  • Sediakan Stok Minyakita, Pemkab Beltim Kerjasama dengan PT SWP dan PT NAD

    Sediakan Stok Minyakita, Pemkab Beltim Kerjasama dengan PT SWP dan PT NAD

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) terus berupaya mengendalikan inflasi daerah. Upaya itu salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan PT. Steelindo Wahana Perkasa (PT. SWP) dan PT. Nusa Agri Digdaya (PT. NAD) tentang penyediaan komoditas minyak goreng Minyakita. Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza […]

  • DBH Sawit Dukung Pembangunan Jalan di Beltim, Lima Proyek Digarap Tahun 2026

    DBH Sawit Dukung Pembangunan Jalan di Beltim, Lima Proyek Digarap Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) akan mengerjakan lima proyek pembangunan dan peningkatan jalan pada tahun 2026. Kelima proyek tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang total 3,3 kilometer dengan anggaran sekitar Rp6,5 miliar. Pekerjaan ini ditangani oleh dua […]

expand_less