BABELON, Belitung Timur – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Trafo Mayang menjadi lokasi prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur pada Rabu, (18/2/26).
Alasan Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menjadikan TPA sebagai tempat pelantikan karena dia mengaku prihatin terhadap persoalan pengelolaan sampah di daerah.
Sekaligus, pengingat bagi para pejabat yang baru dilantik agar memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu pembangunan, khususnya lingkungan hidup.
“Pelantikan di TPA ini adalah simbol. Kita ingin para pejabat merasakan langsung salah satu persoalan nyata yang dihadapi daerah. Sampah adalah isu serius, dan penanganannya membutuhkan komitmen serta kerja nyata dari semua pihak,” kata dia.
Kamarudin Muten menyebut, pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan serta kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Dia juga mengingatkan agar para pejabat tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Jabatan ini kan amanah. Saya ingin setiap pejabat yang dilantik hari ini memiliki empati, integritas, dan keberanian mengambil langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan-persoalan daerah, termasuk pengelolaan sampah,” ujarnya.***