Sejarah Belitung Timur: Dari Masa Kerajaan hingga Kabupaten Modern
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Awal Sejarah Belitung Timur dalam Perjalanan Pulau Belitung
Sejarah Belitung Timur tidak bisa dipisahkan dari perjalanan panjang Pulau Belitung secara keseluruhan. Wilayah ini sudah dikenal sejak abad ke-7 dan menjadi bagian dari jalur perdagangan penting di Asia Tenggara.
Pada masa itu, Belitung berada di bawah pengaruh Sriwijaya, sebuah kerajaan maritim besar yang menguasai perdagangan laut. Letak strategis Belitung menjadikannya titik persinggahan kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Malaka.
Masa Majapahit dan Catatan Sejarah Awal
Belitung dalam Negarakertagama
Dalam kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365, nama Belitung disebut sebagai bagian dari wilayah kekuasaan Hayam Wuruk dari Majapahit.
Hal ini menunjukkan bahwa wilayah yang kini menjadi Belitung Timur telah lama masuk dalam jaringan kekuasaan kerajaan besar di Nusantara.
Masa Kolonial Inggris dan Konflik Lokal
Pada tahun 1812, Belitung jatuh ke tangan Inggris setelah konflik dengan Kesultanan Palembang. Inggris kemudian menunjuk Raja Akil dari Siak sebagai pemimpin wilayah ini.
Namun keputusan tersebut memicu konflik dengan penguasa lokal, yaitu K.A. Mohammad Hatam (Depati Cakraningrat VII), pewaris Kerajaan Balok.
Konflik ini berakhir tragis:
- K.A. Hatam terbunuh dalam serangan
- Putranya, K.A. Rahad, berhasil melarikan diri
- K.A. Rahad kemudian diangkat sebagai Depati Cakraningrat VIII
Peristiwa ini menjadi bagian penting dalam dinamika kekuasaan di Belitung, termasuk wilayah Belitung Timur saat ini.
Peralihan Kekuasaan ke Belanda
Konvensi London 1814
Pada tahun 1814, Inggris dan Belanda menandatangani perjanjian yang dikenal sebagai Anglo-Dutch Treaty.
Melalui perjanjian ini:
- Inggris menyerahkan Bangka dan Belitung kepada Belanda
- Sebagai gantinya, Inggris memperoleh wilayah di India
Proses penyerahan ini berlangsung hingga 1817 dan tidak berjalan mudah karena Inggris enggan melepas wilayah yang kaya akan tambang timah.
Masa Pendudukan Jepang di Belitung
Perang Pasifik membawa dampak besar bagi Belitung. Setelah serangan ke Pearl Harbor, Jepang mulai memperluas wilayah kekuasaannya.
Pada 28 Februari 1942:
- Jepang menyerang Belitung melalui udara
- Penduduk mengungsi ke desa-desa
- Warga Eropa melarikan diri ke Pulau Jawa
Beberapa kapal pengungsi bahkan dilaporkan ditenggelamkan di laut. Jepang menguasai Belitung karena kekayaan sumber daya alamnya, terutama timah.
Masa Kemerdekaan dan Perjuangan di Belitung Timur
Berita kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945 baru sampai ke Belitung pada bulan September.
Peristiwa penting di Belitung Timur:
- 12 Oktober 1945: Pengibaran bendera pertama di Manggar
- 16 Oktober 1945: Pembentukan Komite Nasional Indonesia
- Muncul organisasi pemuda di Gantung, Manggar, dan sekitarnya
Wilayah ini menjadi salah satu pusat pergerakan masyarakat dalam mendukung kemerdekaan Indonesia.
Kembalinya Belanda dan Masa Transisi
Tidak lama setelah itu, Belanda kembali mendarat di Belitung pada Oktober 1945 dan mulai menguasai wilayah tersebut.
Pada periode ini:
- Dibentuk Dewan Bangka
- Tahun 1948 lahir Federasi Bangka Belitung dan Riau (BABERI)
- Wilayah ini menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS)
- Namun sistem federal ini tidak bertahan lama dan berakhir pada tahun 1950.
Belitung Timur dalam Indonesia Modern
Pada 22 April 1950, wilayah Bangka dan Belitung resmi menjadi bagian dari Indonesia dan masuk ke dalam Provinsi Sumatera Selatan.
Seiring waktu, perkembangan penduduk dan kebutuhan administrasi mendorong pembentukan wilayah baru.
Terbentuknya Kabupaten Belitung Timur
Pemekaran Tahun 2003
Pada tahun 2003, pemerintah Indonesia menetapkan pemekaran wilayah melalui Undang-Undang No. 23 Tahun 2003.
Hasilnya:
- Kabupaten Belitung dibagi menjadi dua wilayah
- Lahir Kabupaten Belitung Timur
- Ibukota ditetapkan di Manggar
Pembentukan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pelayanan publik
- Mempercepat pembangunan daerah
- Menjawab kebutuhan masyarakat lokal
Perkembangan Belitung Timur Saat Ini
Kini, Belitung Timur berkembang sebagai:
- Wilayah dengan potensi wisata yang besar
- Pusat budaya dan sejarah lokal
- Daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat
- Manggar bahkan dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner kopi terbaik di Belitung.
Sejarah Belitung Timur merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan dinamika Nusantara, mulai dari masa kerajaan, kolonialisme, hingga era kemerdekaan dan pembangunan modern.
Dari wilayah yang dahulu menjadi bagian kekuasaan kerajaan besar hingga kini menjadi kabupaten mandiri, Belitung Timur terus berkembang tanpa melupakan akar sejarahnya.***
- Penulis: Redaksi



