Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jangan Salah, Begini Cara Pastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

Jangan Salah, Begini Cara Pastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABELON, Jakarta – Masyarakat yang didatangi petugas ukur untuk melakukan pengukuran tanah diimbau agar memastikan petugas yang datang adalah petugas resmi dari Kantor Pertanahan (Kantah). Langkah ini penting dilakukan agar masyarakat lebih aman dan terhindar dari potensi penyalahgunaan oleh pihak yang mengatasnamakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, menjelaskan beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk memastikan keabsahan petugas ukur yang datang ke lokasi.

“Masyarakat dapat memastikan terlebih dahulu bahwa petugas yang datang merupakan petugas resmi dengan meminta menunjukkan identitas kedinasan serta surat tugas yang menjadi dasar pelaksanaan pengukuran,” ujar Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, dalam keterangannya pada Jumat (03/04/2026).

Direktur Survei dan Pemetaan Tematik menjelaskan, setiap kegiatan pengukuran tanah di lapangan selalu didasarkan pada permohonan layanan pertanahan yang telah diajukan sebelumnya oleh masyarakat. Dengan begitu, petugas ukur yang datang seharusnya membawa surat tugas atau dokumen penugasan resmi yang berkaitan dengan kegiatan pengukuran tersebut.

“Pengukuran lapangan dilaksanakan berdasarkan surat tugas dan nomor berkas permohonan pelayanan. Karena itu, keberadaan surat tugas menjadi indikator kuat bahwa kegiatan pengukuran tersebut memang resmi,” jelas Agus Apriawan.

Selain memeriksa identitas dan surat tugas, masyarakat juga dapat menanyakan beberapa informasi dasar terkait kegiatan pengukuran. Misalnya, nomor berkas permohonan, nama pemohon, lokasi bidang tanah yang akan diukur, serta tujuan pengukuran yang dilakukan.

Agus Apriawan menyampaikan bahwa setiap tujuan pengukuran yang dilakukan oleh petugas ukur bisa beragam. Pengukuran bisa dilakukan untuk pendaftaran tanah pertama kali, pemecahan bidang tanah, pemisahan bidang, pengembalian batas, maupun penataan batas. Dalam praktik pelayanan pertanahan, setiap kegiatan pengukuran selalu terhubung dengan berkas pelayanan tertentu sehingga petugas ukur resmi seharusnya dapat menjelaskan konteks pelayanan yang sedang dijalankan.

Apabila masyarakat masih merasa ragu, masyarakat melakukan verifikasi langsung ke Kantah setempat untuk memastikan apakah benar terdapat kegiatan pengukuran pada waktu tersebut. “Jika petugas datang tanpa pemberitahuan sebelumnya, tidak dapat menunjukkan identitas atau surat tugas, atau informasi yang disampaikan tidak jelas, masyarakat dapat melakukan verifikasi ke Kantah. Ini merupakan langkah kehati-hatian yang wajar,” pungkas Agus Apriawan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Pemutihan Sertipikat Tanah? Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada

    Program Pemutihan Sertipikat Tanah? Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Beredarnya informasi di media sosial mengenai pemutihan sertipikat tanah menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat. Narasi tersebut menyiratkan seolah ada kemudahan dalam pengurusan sertipikat tanpa perlu membayar kewajiban tertentu. Kesimpangsiuran informasi ini berpotensi menyesatkan dan merugikan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluruskan informasi yang tidak sesuai dengan […]

  • Kemenkum Babel bersama Pemkab Beltim Bahas Raperbup TPP ASN

    Kemenkum Babel bersama Pemkab Beltim Bahas Raperbup TPP ASN

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BABELON, Pangkalpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) lakukan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim), Jum’at (30/1/25) lalu. Pertemuan tersebut membahas harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) tentang Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (TPP ASN). “Harmonisasi raperbup ini agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan […]

  • Tak Beri Kabar Sejak Perayaan Imlek, Pria di Belitung Timur Ditemukan Tak Bernyawa

    Tak Beri Kabar Sejak Perayaan Imlek, Pria di Belitung Timur Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Seorang warga paruh baya yang berprofesi pedagang, Kwet Khiong (66) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Jumat (20/2/26) malam. Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan pihak keluarga yang kehilangan kontak dengan korban selama dua hari terakhir. Kronologi Penemuan Berawal dari Kecurigaan Kerabat Kasi Humas Polres Belitung […]

  • Diskusi KNPI Belitung Timur dan PT SWP: Sepakat Kolaborasi Bangun Daerah

    Diskusi KNPI Belitung Timur dan PT SWP: Sepakat Kolaborasi Bangun Daerah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – PT Steelindo Wahana Perkasa (SWP) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah dengan menghadiri diskusi bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Belitung Timur. Diskusi tersebut berlangsung di Kantor PT SWP, Senin (2/2/26). Ketua DPK KNPI Kelapa Kampit, Efan, dalam diskusi tersebut mempertanyakan kontribusi PT SWP terhadap para pemuda di daerah. Selain […]

  • Satpol PP Belitung Timur Musnahkan Ratusan Liter Tuak, Sumber Masih Ditelusuri

    Satpol PP Belitung Timur Musnahkan Ratusan Liter Tuak, Sumber Masih Ditelusuri

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Timur melakukan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras (miras) hasil operasi penertiban di sejumlah wilayah. Langkah ini diambil sebagai upaya menciptakan kondusivitas selama bulan suci Ramadan. Kepala Satpol PP Belitung Timur, Noviz Ezuar, mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari ratusan liter […]

  • Banjir Hadiah! Grand Prize Bank Sumsel Babel Cabang Manggar Manjakan Nasabah Setia

    Banjir Hadiah! Grand Prize Bank Sumsel Babel Cabang Manggar Manjakan Nasabah Setia

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • visibility 203
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Manggar kembali memanjakan nasabah setianya melalui perhelatan Undian Grand Prize Tabungan Pesirah periode tahun 2025. Acara yang berlangsung meriah pada Rabu, 8 April 2026 ini dihadiri langsung Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar. Apresiasi untuk Nasabah Setia Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Manggar, Doli Sibarani menerangkan […]

expand_less