Sejumlah Pihak Absen dalam Rapat Desa, Ketua BPD Jangkar Asam Sampaikan Kekecewaan
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Rapat Koordinasi Desa Jangkar Asam/BabelOn
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BABELON, Belitung Timur – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jangkar Asam, Dedy, menyayangkan sikap sejumlah pihak korporasi yang tidak menghadiri undangan rapat tindak lanjut laporan masyarakat yang digelar hari ini, Selasa (17/3/2026).
Ketidakhadiran pihak-pihak terkait dinilai menghambat ruang dialog langsung antara warga dengan pengelola industri.
Dalam keterangannya, Dedy menyebutkan bahwa beberapa entitas besar seperti PT Timah, PT PAS, hingga pihak Bank Tanah tidak memenuhi undangan rapat tersebut.
Absennya perwakilan ini membuat aspirasi dan pertanyaan spesifik dari masyarakat maupun pihak BPD tidak tersampaikan secara langsung.
“Apa yang hendak ditanyakan baik kami maupun masyarakat langsung ke pihak perusahaan atau Bank Tanah tidak dapat. Itulah yang sangat saya sayangkan, kenapa tidak hadir waktu rapat ini,” ujar Dedy kepada awak media.
Meski kecewa dengan kehadiran pihak perusahaan, Dedy tetap menaruh harapan besar agar keberadaan Bank Tanah dan perusahaan-perusahaan di wilayah Desa Jangkar Asam dapat memberikan dampak ekonomi nyata dalam jangka panjang.
Dia merujuk pada keberhasilan desa-desa tetangga yang telah merasakan manfaat dari program kemitraan atau sistem plasma.
Dedy memproyeksikan bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, hasil dari pengelolaan lahan dan kehadiran industri ini dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan warga desa.
“Kami ingin seperti desa sebelah yang sudah dapat hasil dari plasma. Harapannya kami pun bisa merasakan hal yang sama,” kata dia.
Selain absensi perusahaan, kendala lain yang muncul adalah belum tersampaikannya data teknis secara detail kepada warga.
- Penulis: Redaksi



