Breaking News
light_mode
Beranda » News » Cabor Sepak Bola Beltim Terancam Absen di Porprov Babel 2026, Pemerhati Sebut Ini Kemunduran

Cabor Sepak Bola Beltim Terancam Absen di Porprov Babel 2026, Pemerhati Sebut Ini Kemunduran

  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABELON, Belitung Timur – Polemik potensi absennya cabang olahraga beregu, khususnya sepak bola, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bangka Belitung 2026 kian mengemuka.

Minimnya anggaran disebut sebagai alasan utama, namun hal ini justru menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif dan pemerhati olahraga.

Pemerhati olahraga yang juga Ketua Komisi I DPRD Belitung Timur dari Fraksi Partai Bulan Bintang, Husaini Rasyid, menyampaikan keprihatinannya terhadap wacana tersebut.

Dia menilai, pendekatan penganggaran yang dijadikan dasar untuk tidak memberangkatkan cabang olahraga beregu adalah langkah yang tidak tepat dan cenderung mengabaikan esensi olahraga itu sendiri.

Menurutnya, memang benar cabang olahraga beregu seperti sepak bola melibatkan banyak atlet dan ofisial bahkan bisa mencapai 20 orang atau lebih namun hanya memperebutkan satu medali.

Kendati demikian, sepak bola memiliki dimensi sosial yang jauh lebih luas dibanding sekadar perolehan medali.

“Sepak bola ini olahraga rakyat. Dari usia dini hingga manula, semua terlibat. Bahkan, ini termasuk program prioritas olahraga nasional. Jadi terasa janggal jika hanya karena alasan anggaran, cabang ini tidak diberangkatkan,” katanya.

Ia juga menyoroti bahwa Porprov merupakan agenda resmi yang telah terjadwal dalam kalender olahraga daerah dan telah dianggarkan sejak jauh hari. Bahkan, disebutkan anggaran awal mencapai Rp3 miliar dan masih berpotensi ditambah. Namun, keputusan pemangkasan justru datang dari pemerintah daerah sendiri.

“Kalau memang alasan efisiensi dan keterbatasan dana, lalu kenapa tidak dicari solusi lain? Jangan serta-merta mengorbankan cabang olahraga. Ini bukan sekadar kegiatan biasa, ini pesta olahraga. Kalau alasannya tidak ada anggaran, maka esensi pesta itu sendiri jadi hilang,” ujarnya.

Husaini juga menilai keputusan tersebut mencerminkan kurangnya perencanaan yang matang dan minimnya pertimbangan strategis dalam menentukan prioritas cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

“Kita masih punya peluang di anggaran perubahan. Tidak ada istilah anggaran itu sudah terkunci sepenuhnya. Pemerintah daerah seharusnya hadir dengan solusi konkret, bukan hanya menyatakan keterbatasan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PSSI Belitung Timur, Endriansyah, mengaku terkejut dengan kabar bahwa sepak bola berpotensi tidak diikutsertakan dalam Porprov mendatang. Ia menegaskan bahwa persiapan telah dilakukan sejak awal tahun 2026.

“Tim sudah terbentuk, latihan sudah berjalan beberapa kali sejak Januari. Anak-anak sudah berjuang dan berharap bisa tampil di ajang paling bergengsi tingkat provinsi ini. Sangat disayangkan jika semua itu harus terhenti karena alasan anggaran,” ungkapnya.

Dia juga menyoroti dampak psikologis bagi para atlet muda yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya selama masa persiapan.

“Kasihan anak-anak. Mereka punya mimpi, punya semangat. Jangan sampai harapan itu pupus hanya karena keputusan yang seharusnya masih bisa dicarikan jalan keluarnya,” papar dia.***

Polemik ini menjadi cerminan penting bahwa pengelolaan olahraga daerah tidak hanya soal angka dalam anggaran, tetapi juga menyangkut komitmen terhadap pembinaan, prestasi, dan masa depan generasi muda. Keputusan yang diambil hari ini akan menjadi penentu arah pembangunan olahraga di Belitung Timur ke depan.

  • Penulis: Rendi
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Raperda Pertambangan DPRD Babel RDP di Belitung Timur

    Pansus Raperda Pertambangan DPRD Babel RDP di Belitung Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Pansus Raperda pengelolaan pertambangan mineral DPRD Bangka Belitung adakan rapat dengar pendapat (RDP) di Belitung Timur, Kamis (26/2/2026). Peserta RDP yang digelar di Ruang Rapat Bupati itu merupakan pemangku kepentingan mulai dari pemerintah hingga kelompok pertambangan dan pecinta lingkungan. Ketua Pansus Imam Wahyudi menerangkan tujuan RDP untuk mendengar, menyerap, dan menampung […]

  • Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

    Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Transformasi digital dalam bidang pertanahan tidak hanya menghadirkan kemudahan layanan, tetapi juga memperkuat sistem keamanan setiap transaksi pertanahan. Melalui implementasi Sertipikat Elektronik yang terintegrasi dengan aplikasi Sentuh Tanahku, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan proses verifikasi data pertanahan kini dilakukan secara lebih akurat, transparan, dan minim risiko manipulasi. “Ketika akan […]

  • Lantik 23 Pejabat di TPA Trafo Mayang, Bupati Minta Tunjukkan Kinerja Nyata

    Lantik 23 Pejabat di TPA Trafo Mayang, Bupati Minta Tunjukkan Kinerja Nyata

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten melantik 23 orang pejabat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Trafo Mayang, Rabu (18/2/26). Pejabat yang dilantik yakni empat Pimpinan Tinggi Pratama, 12 Administrator, tiga pengawas serta empat Kepala UPT Puskesmas. Saat pelantikan, Kamarudin menyampaikan kepada pejabat yang dilantik supaya sadar bahwa jabatan merupakan amanah yang harus […]

  • Dokter di Belitung Timur

    3 Dokter di Belitung Timur Mengundurkan Diri, Begini Kata Sekda Erna Kunondo

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Konfirmasi Ketua IDI Beltim BABELON, Belitung Timur – Tiga orang dokter yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Belitung Timur mengunduran diri. Pengunduran mereka dibenarkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Belitung Timur, dr. Edward Haryadi. Dia menyebut faktor utama mundurnya tiga dokter itu karena hilangnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Tanggapan Pemerintah Daerah […]

  • Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

    Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BABELON, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar diskusi bersama jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah) se-Indonesia membahas penyusunan transformasi organisasi dan tata kerja (OTK) Kantah. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang /Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, ingin transformasi dilakukan dengan pendekatan berbasis wilayah. […]

  • Cerita Warga Cari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret

    Cerita Warga Cari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BABELON, Banyumas – Di tengah suasana libur Lebaran, layanan pertanahan terbatas yang tetap dibuka Kantor Pertanahan (Kantah) dimanfaatkan masyarakat untuk mencari kejelasan atas persoalan tanah yang dihadapi. Masyarakat yang datang ke Kantah kabupaten Banyumas mengaku terbantu karena tetap bisa memperoleh informasi yang jelas dan terarah, bahkan saat sebagian besar layanan publik libur. Salah satunya disampaikan […]

expand_less