3 Dokter di Belitung Timur Mengundurkan Diri, Begini Kata Sekda Erna Kunondo
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Ilustrasi Dokter/Ist AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Konfirmasi Ketua IDI Beltim
BABELON, Belitung Timur – Tiga orang dokter yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Belitung Timur mengunduran diri.
Pengunduran mereka dibenarkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Belitung Timur, dr. Edward Haryadi. Dia menyebut faktor utama mundurnya tiga dokter itu karena hilangnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Tanggapan Pemerintah Daerah
Terkait pengunduran diri dokter yang salah satunya bertugas di RSUD tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung Timur, Erna Kunondo mengaku tidak mengetahuinya.
“Untuk pengunduran diri dokter PPPK RSUD saya belum dapat info,” kata Erna, Rabu sore.
Sementara mengenai TPP dokter berstatus PPPK, dia menyebut sudah ada Peraturan Bupati alias Perbub yang mengatur terkait itu. Namun Sekda tidak memberikan keterangan merinci mengenai peraturan tersebut.
Pentingnya Perhatian Pemerintah terhadap PPPK
Menurut Ketua IDI Belitung Timur, dr. Edward, kesejahteraan tenaga medis, khususnya PPPK perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Dia menilai tanpa adanya tambahan penghasilan seperti TPP, beban kerja yang tinggi tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima.
“Ya, kita semua selalu berharap nanti ada solusi dari situasi ini dan layanan kesehatan masyarakat tidak terdampak atas mundurnya tiga dokter tersebut,” ujarnya.***
- Penulis: Redaksi
- Sumber: jabejabe.pikiran-rakyat.com



