Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABELON, Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyatakan kesiapan Kementerian ATR/BPN untuk mendukung program Kebun Pangan Lokal Perempuan (KPLP) yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Dukungan tersebut utamanya mencakup aspek perolehan serta legalisasi tanah yang akan digunakan sebagai lokasi _pilot project_ program KPLP.

“Pada prinsipnya, Kementerian ATR/BPN sangat mendukung program ini, terlebih karena berkaitan dengan peningkatan ketahanan ekonomi perempuan dan keluarga. Karena ini juga akan sangat berdampak pada meminimalisir tindak kekerasan terhadap perempuan dan juga anak-anak,” ujar Wamen Ossy dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kementerian PPPA, Selasa (07/04/2026).

Wamen Ossy menjelaskan, untuk lahan yang akan digunakan, disarankan Kementerian PPPA terlebih dahulu tentukan lokasi yang paling sesuai. Selanjutnya, Kementerian ATR/BPN akan membantu dari sisi mekanisme legalitasnya. Pemilihan lokasi tanah akan menentukan mekanisme penanganannya.

Untuk tanah telantar, proses penanganannya berada dalam kewenangan ATR/BPN. Sementara untuk tanah milik instansi lain, seperti TNI, BUMN, maupun pemerintah daerah, perlu dipastikan sudah _clean and clear_ dan memiliki persetujuan pelepasan dari pemilik tanah sebelum dapat dimanfaatkan.

“Untuk tanah yang bukan tanah telantar harus secara sukarela ingin dilepas oleh mereka, kemudian dilepaskan kepada negara, kemudian pemanfaatannya bisa diberikan kepada Kementerian PPPA untuk diserahkan kepada siapa pun subjek yang akan diberikan. Lalu ada juga di Bank Tanah, ini juga mungkin perlu koordinasi kepada Badan Bank Tanah,” terang Wamen Ossy.

Program KPLP merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan melalui pengelolaan kebun pangan berbasis komunitas. Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, pemenuhan gizi keluarga, serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan, sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas.

Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, dalam pertemuan ini menjelaskan bahwa program KPLP ini sejalan dengan Asta Cita poin keempat yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia, termasuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Ia menegaskan, KPLP tidak hanya menjadi sarana produksi, tetapi juga ruang pembelajaran berbasis komunitas.

“Kebun Pangan Lokal Perempuan ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang praktis, mulai dari pemenuhan gizi hingga aktivitas produktif. Bahkan, ini juga bisa menjadi ruang edukasi bagi anak-anak, dengan perempuan sebagai penggerak utamanya,” ungkap Veronica Tan.

Rapat koordinasi kali ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian. Hadir mendampingi Wamen Ossy, Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana; Direktur Penertiban Penguasaan, Pemilikan dan Penggunaan Tanah, M. Shafik Ananta Inuman; serta Kepala Subdirektorat Pengaturan dan Pengelolaan Tanah Pemerintah, Tentrem Prihatin.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sawah Danau Nujau Berhasil Produksi Gabah hingga 1.800 Ton

    Sawah Danau Nujau Berhasil Produksi Gabah hingga 1.800 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Produksi gabah dari kawasan sawah Danau Nujau Gantung, Kabupaten Belitung Timur, sepanjang tahun 2025 tercatat 1.800 ton dari dua periode tanam. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur menerangkan, total produksi tersebut berasal dari sekitar 400 hektare sawah. Namun demikian kata dia, angka itu belum […]

  • Penilaian Indeks Reformasi Hukum 2025, Beltim Raih Predikat Istimewa

    Penilaian Indeks Reformasi Hukum 2025, Beltim Raih Predikat Istimewa

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) menjadi kabupaten pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang menuntaskan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan meraih Predikat Istimewa (AA) dalam Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2025. Prestasi ini disampaikan dalam Pembinaan Paralegal Posbankum Desa/Kelurahan se-Kabupaten Beltim, di gedung Auditorium Zahari […]

  • Reza Halista Kebanjiran Rezeki dari Sewa Mainan Anak di Situ Kulong Minyak saat Libur Lebaran 1447 H

    Reza Halista Kebanjiran Rezeki dari Sewa Mainan Anak di Situ Kulong Minyak saat Libur Lebaran 1447 H

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Momen libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil, termasuk Reza Halista, penjaja jasa sewa mainan anak di kawasan Situ Kulong Minyak. Dalam kondisi ramai pengunjung, Reza mengaku kebanjiran rezeki di momen lebaran kali ini. Jenis permainan yang disewakan cukup beragam dan diminati anak-anak, mulai […]

  • HPN 2026 Momentum Perkuat Profesionalitas dan Integritas Pers

    HPN 2026 Momentum Perkuat Profesionalitas dan Integritas Pers

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 kepada seluruh insan pers. Ia menilai peringatan Hari Pers bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Menurut Evi, […]

  • Kuota BBM Nelayan Berkurang, Aktivis Angkat Suara, Dinas Perikanan Ngaku Tak Dapat Informasi

    Kuota BBM Nelayan Berkurang, Aktivis Angkat Suara, Dinas Perikanan Ngaku Tak Dapat Informasi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • visibility 197
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Polemik pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan di Belitung Timur (Beltim) mulai mencuat ke publik. Pengurangan yang disebut mencapai sekitar 80 ton itu memantik tanda tanya besar, baik dari kalangan nelayan maupun aktivis. Pihak Dinas Perikanan Beltim melalui Yoo Gunadi, Staf Bidang PNKPWP saat dikonfirmasi pada (13/4), mengaku tidak […]

  • Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas

    Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BABELON, Semarang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menjadi pembicara dalam Kursus Banser Pimpinan (SUSBANPIM) Angkatan VIII di Kabupaten Semarang pada Kamis (14/05/2026). Di momen ini, Menteri Nusron menyampaikan materi terkait strategi penguatan _good governance_ dan sumber daya manusia (SDM) dalam organisasi. Dua hal itu adalah fondasi utama organisasi agar […]

expand_less