Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kementerian ATR/BPN Pastikan Tata Ruang Jadi Kunci Utama Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

Kementerian ATR/BPN Pastikan Tata Ruang Jadi Kunci Utama Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BABELON, Jakarta – Program Prioritas yang diusung Presiden Prabowo Subianto, perlu didukung dengan pengelolaan ruang yang terencana agar tidak memicu terjadinya konflik pertanahan. Untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengupayakan penguatan tata ruang agar menjadi kunci utama dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Swasembada Pangan, Swasembada Energi, Hilirisasi, serta Pembangunan Tiga Juta Rumah, membutuhkan pengelolaan ruang yang tertib, terintegrasi, dan berkeadilan agar tidak terjadi konflik pemanfaatan lahan. Ruang harus kita kelola dengan baik agar tidak saling memakan ruang itu sendiri,” ujar Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, dalam Town Hall Meeting Penguatan Penataan Ruang Wilayah di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Jakarta, Senin (09/02/2026).

Dalam konteks ketahanan pangan nasional, Kementerian ATR/BPN berusaha melindungi ketetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Rencana Tata Ruang. “Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, alokasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam tata ruang provinsi telah mencapai sekitar 67,87 persen.

Namun, angka tersebut masih berada di bawah target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yaitu 87 persen dari luas Lahan Baku Sawah (LBS) yang harus ditetapkan sebagai sawah abadi,” ungkap Suyus Windayana.

Tantangan dalam upaya perlindungan tersebut ada di tingkat kabupaten dan kota. Dari sekitar 504 kabupaten/kota, baru 41,32 persen luas LBS yang dialokasikan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Baru ada 104 kabupaten kota yang telah memenuhi RTRW-nya dan sekitar 400 kabupaten/kota yang masih perlu direvisi RTRW-nya.

“Untuk daerah yang belum sesuai, karena ini menyangkut ketahanan pangan nasional, sementara kita lakukan freeze terlebih dahulu terhadap alih fungsi lahan di kawasan pangan. Kawasan tersebut harus tetap digunakan sebagai kawasan pangan dan tidak boleh beralih,” tegas Dirjen Tata Ruang.

Suyus Windayana juga mengungkapkan ada reformasi kebijakan dalam regulasi perencanaan tata ruang yang menetapkan perubahan RTRW tidak lagi harus menunggu lima tahun.

“Revisi tata ruang kini dapat dilakukan secara parsial dan lebih cepat, khususnya untuk menyesuaikan kebijakan strategis nasional, seperti ketahanan pangan dan mitigasi risiko bencana,” jelasnya.

Dalam pertemuan ini, Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyadari bahwa memang tata ruang merupakan faktor utama dalam pembangunan di daerah.

“Tata ruang harus menjadi panglima dalam pembangunan. Artinya, sebelum merencanakan pembangunan infrastruktur di sektor apa pun, arah dan batasan spasial harus ditetapkan terlebih dahulu,” ucapnya.

Pertemuan lintas lembaga ini dihadiri pula oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus; Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono; Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan; Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria; Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian; Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Muh Aris Marfai.***

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPP Hilang, Tiga Dokter PPPK Belitung Timur Mundur

    TPP Hilang, Tiga Dokter PPPK Belitung Timur Mundur

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Kebijakan penghapusan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Belitung Timur mulai menimbulkan dampak nyata. Tiga dokter berstatus PPPK dilaporkan mengundurkan diri karena dinilai tidak lagi mendapatkan penghasilan yang memadai. Fenomena ini mencerminkan realitas yang cukup memprihatinkan. Setelah menempuh pendidikan kedokteran yang membutuhkan biaya besar […]

  • Bencana Datang Tanpa Permisi? Sertipikat Elektronik jadi Pilihan untuk Beri Rasa Aman

    Bencana Datang Tanpa Permisi? Sertipikat Elektronik jadi Pilihan untuk Beri Rasa Aman

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BABELON, Aceh – Bencana alam yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi menanamkan kekhawatiran di benak masyarakat. Bencana bisa menimbulkan kerusakan pada akses, fasilitas, hingga rumah beserta aset yang berada di dalamnya, termasuk sertipikat tanah. Dampak itulah yang juga menimpa Helmi Ismail, nazir tanah wakaf Yayasan Pendidikan di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh […]

  • Prihatin terhadap Pengelolaan Sampah jadi Alasan Bupati Lantik Pejabat di TPA Trafo Mayang

    Prihatin terhadap Pengelolaan Sampah jadi Alasan Bupati Lantik Pejabat di TPA Trafo Mayang

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Trafo Mayang menjadi lokasi prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur pada Rabu, (18/2/26). Alasan Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menjadikan TPA sebagai tempat pelantikan karena dia mengaku prihatin terhadap persoalan pengelolaan sampah di daerah. Sekaligus, pengingat bagi para pejabat yang baru dilantik agar memiliki […]

  • Dinkes Babel Umumkan Penyesuaian Kuota Pembayaran Iuran Premi BPJS Kesehatan 2026

    Dinkes Babel Umumkan Penyesuaian Kuota Pembayaran Iuran Premi BPJS Kesehatan 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BABEL0N, Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengumumkan adanya penyesuaian besaran kuota pembayaran iuran premi BPJS Kesehatan. Kebijakan ini diambil menyusul adanya keterbatasan anggaran jaminan kesehatan masyarakat di tingkat provinsi. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi antara Dinkes Babel dengan Kabupaten/Kota, Rabu (4/2/26) di Ruang Tanjung Pesona Kantor […]

  • Calon Sarjana Asal Belitung Timur di Jakarta Tagih Janji 10 Ribu Lapangan Kerja Kamarudin Muten

    Calon Sarjana Asal Belitung Timur di Jakarta Tagih Janji 10 Ribu Lapangan Kerja Kamarudin Muten

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • visibility 360
    • 0Komentar

    BABELON – Janji kampanye 10 ribu lapangan kerja yang pernah dilontarkan Kamarudin Muten pada Pilkada 2024 silam kini mendapat sorotan tajam. Tagihan ini datang langsung dari kalangan mahasiswa semester akhir alias calon sarjana Belitung Timur yang siap kembali setelah menyelesaikan studi di Jakarta. Seorang mahasiswa itu ialah Holfi Alparian, yang sebentar lagi lulus dari salah […]

  • PT TIMAH Tbk Bantu Biaya Pengobatan Siswa SMA di Belitung Timur

    PT TIMAH Tbk Bantu Biaya Pengobatan Siswa SMA di Belitung Timur

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BABELON, Belitung Timur – PT TIMAH Tbk menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Anggun Lestari, siswa kelas XI SMAN 1 Damar, Kabupaten Belitung Timur. Penyerahan bantuan disaksikan Kepala SMAN 1 Damar, Nizar dan para guru lainnya pada Jumat, (30/1/26). Bantuan ini diberikan untuk mendukung proses pengobatan gangguan penglihatan yang dialami […]

expand_less