Kejar Target Naik Peringkat, KONI Beltim Genjot Persiapan Porprov di Tengah Ketidakpastian Anggaran
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BABELON, Belitung Timur – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bangka Belitung, meskipun kepastian anggaran hingga kini masih dalam proses pembahasan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris KONI Beltim, Ferizal usai rapat bersama seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) yang diproyeksikan berangkat ke Porprov mendatang.
Dalam keterangannya, Ferizal mengungkapkan bahwa sejumlah cabang olahraga unggulan sebenarnya telah dipersiapkan sejak tahun 2025. Pembinaan khusus juga telah dilakukan terhadap atlet-atlet potensial yang ditargetkan meraih medali.
“Kalau bicara persiapan, beberapa cabor unggulan sudah kita siapkan sejak tahun lalu. Kita fokuskan pembinaan kepada atlet yang punya peluang medali di Porprov nanti,” ujarnya.
Terkait target, KONI Beltim memasang ambisi untuk memperbaiki posisi dari ajang sebelumnya. Jika pada Porprov terakhir Beltim berada di peringkat kelima, kali ini mereka menargetkan naik satu tingkat.
“Target kita naik peringkat. Dari sebelumnya peringkat lima, insyaallah kita coba naik ke peringkat empat,” tegasnya.
Namun demikian, Ferizal tidak menampik bahwa persoalan anggaran masih menjadi tantangan utama. Ia menjelaskan bahwa pihak KONI telah melakukan berbagai upaya komunikasi dengan DPRD melalui Komisi III hingga bertemu langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati.
Menurutnya, pemerintah daerah saat ini masih menunggu proses perubahan APBD sebelum memastikan besaran anggaran yang akan dialokasikan.
“Salah satu tujuan rapat hari ini adalah menjelaskan kronologis permohonan penambahan dana kepada semua cabor, agar tidak menjadi simpang siur. Upaya kita sudah sampai ke DPRD dan juga ke Bupati, tapi memang saat ini masih menunggu perubahan APBD,” jelasnya.
Di sisi lain, waktu persiapan yang tersisa menjadi perhatian serius. Dengan sisa waktu sekitar tujuh bulan atau 210 hari menuju Porprov, Ferizal menegaskan bahwa tahapan persiapan atlet tidak bisa ditunda.
“Dalam olahraga itu ada tiga tahap penting: persiapan umum, khusus, dan pertandingan. Ini butuh waktu minimal delapan bulan. Sementara sekarang waktunya sudah semakin mepet,” katanya.
Meski dihadapkan pada ketidakpastian anggaran, semangat para cabang olahraga disebut masih tetap terjaga. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi dalam rapat, di mana 18 dari 23 cabor hadir.
“Alhamdulillah, cabor masih optimis dan terus latihan. Itu yang kita jaga,” tambahnya.
Terkait kemungkinan dukungan dana dari pihak ketiga, Ferizal menegaskan bahwa hal tersebut tetap harus melalui komunikasi dan persetujuan pemerintah daerah.
Sementara itu, mengenai jumlah cabor yang akan diberangkatkan, hingga kini belum ada keputusan final. KONI masih menunggu kepastian anggaran sebelum menentukan langkah.
“Kita punya dua opsi, semua cabor berangkat atau hanya cabor unggulan. Tapi karena anggaran belum pasti, kita belum bisa putuskan,” ujarnya.
Hasil rapat tersebut nantinya akan dirumuskan dan disampaikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk ditindaklanjuti sebagai dasar pengambilan keputusan.
Dengan kondisi yang ada, KONI Beltim berharap seluruh pihak tetap solid dan optimis, sembari menunggu kepastian anggaran demi mewujudkan target peningkatan prestasi di Porprov Bangka Belitung mendatang.
- Penulis: Ren
- Editor: Redaksi



